Terus berkembangnya Jakarta menjadi kota megapolitan, tak pelak lagi menjadikan kota-kota disekitarnya sebagai catchment area, yaitu daerah yang menampung luberan penduduk Jakarta. Tangerang misalnya, kota di Barat Jakarta ini, menjadi salah satu wilayah yang paling diburu bagi mereka yang ingin tinggal di luar Jakarta. Hal ini terus terbukti dengan tumbuh dan berkembangnya kawasan-kawasan hunian dan komersial yang tersebar di wilayah Tangerang, khususnya di kawasan Serpong. Daerah yang masuk Kabupaten Tangerang, Banten ini dari tahun ke tahun terus menggeliat dan menjadi catchment area yang paling dinamis dibanding Depok atau Bekasi sekalipun.
Tapi benarkah wilayah Serpong merupakan pilihan tidak tergantikan serta meninggalkan kawasan lain di Tangerang ? Beberapa developer yang mengembangkan kawasan hunian dan komersial di Tangerang selain Serpong tidak sepenuhnya setuju. Banjar Wijaya misalnya, perumahan yang masuk dalam wilayah Cipondoh, Tangerang ini tidak setuju bila hanya Serpong atau daerah-daerah di Selatan Tol Jakarta-Tangerang yang berkembang. Wilayah Utara Tol Jakarta-Tangerang pun tidak kalah menarik karena memiliki akses jalan yang banyak selain jalan tol, juga daerahnya relatif tidak macet.
Kepada Pengembang Perum Banjar Wijaya.
Kami adalah pasangan suami istri yang telah tinggal di perum Banjar Wijaya selama lebIh dari 10 tahun lamanya, tapi setiap saat hujan bersama istri, kami berdua harus terus menerus melakukan sholat mujizat agar tidak terjadi banjir.
Menit demi menit terus memandang keluar rumah untuk memantau ketinggian air di saluran pembuangan dan perkembangan debit jumlah air dihalaman depan rumah sambil terus membayang-bayangkan:
• Apakah sudah dan akan terjadi BANJIR pada hujan kali ini?
• Apa yang sedang terjadi dilokasi tempat ditempatkan nya pompa air sementara, dilokasi areal dekat ruko?
• Saat ini “apa yang sedang dikerjakan oleh si tukang jaga pompa”?
• Apakah petugas sudah menjalankan pompa ? Apakah dia tidak kelupaan?
• Apakah mesin pompa nya tidak bermasalah? …………………………………….
Terus bergulir pertanyaan-pertanyaan lain yang tidak ada jawabannya, sambil mengamati hujan yang terus turun dengan hati berdebar dan tidak berhenti mengiringi turunnya hujan dengan komat-kamit memanjatkan doa mujizat. Setiap kali hujan turun bertambah deras, maka istri akan melakukan ritual jalan berkeliling rumah sambil komat-kamit akibat trauma dan kegelisahan.
Yth pimpinan Pengembang Perum BANJAR WIJAYA.
Apakah ini yang dinamakan tinggal diperumahan ideal? Walaupun dikelilingi fasilitas dan lingkungan asri? Tapi dihantui fenomena BANJIR !!!
Bayangkan sesaat bila anda adalah Saya, bagaimana perasaan hati anda dikala saat hujan turun, khususnya anda tinggal di perum Banjar Wijaya areal blok A !!!
Apakah tidak ada lagi solusi yang pasti-pasti (merancang system pembuangan air yang baik atau apapun) untuk mengatasi problema banjir tersebut? Sebagai suatu program kerja untuk meyakinkan ketentraman hati para penghuni perum Banjar Wijaya !!!
Yakinkanlah kami para warga perum Banjar Wijaya dengan suatu tindakan tehnik pengairan proffesional dan kongkrit yang dapat mengatasi banjir diwilayah perum Banjar Wijaya areal blok A, bukan hanya dengan ditempatkannya pompa baru tapi terkesan hanya sementara dan tida jelas siapa operatornya (Mr x), sehingga nasib Kami berada ditangan operator yang tidak jelas (Mr x).
Lakukan lah suatu hal yang dapat meyakinkan kami dan perlu diketahui bahwa kami semua rela untuk turut membantu beaya, DEMI untuk dapat mengatasi permasalahan banjir tersebut, dari pada harus menanggung kerugian akibat dari banjir + TURUN NYA NILAI ASET HARTA KAMI (RUMAH TINGGAL) dan pihak pengembang harus malu dengan promosi yang tidak bertanggung jawab.
kepada bpk penghuni perum banjar wijaya..
apa benar yang banjar wijaya seperti itu? soalnya saya berniat ambil rumah di sana. Keadaan banjir itu apa setiap saat hujan turun atau hanya pada saat siklus tahunan (biasa sekitar jan- mar)
selain banjar wijaya, kira2 admin bisa sarankan dimana lagi (sekitar tangerang), mengingat saya beraktifitas di daerah kapuk
thanx
saya juga rencana ambil disana … rumah second sih kata pemilik lamanya memang di pintu gerbang kalo hujan deras suka banjir tapi gak lama… katanya kalo say amo ambil yg cluster saya tanya tetangga sekitar tdk banjir, kalo di blok A area rumah terdepan.. banjir itu saya kurang tau.. ya karna saya belum sempat tanya orang yg sekitar yg rumahnya terdepan
Saya penghuni banjar wijaya kalau blok A itu jika hujan deras bisa dipastikan banjir & jika deras sekali mobil sedan ngak bakal bisa lewat karena banjirnya bisa sebatas pinggang orang dewasa di boulevard nya
demikian info yg saya ketahui moga2 berguna wass
Assalamualaikum bapak pengembang apa benar yg dikeluhkan warga penghuni perumahan banjar wijaya menagalami nasib banjir yg selalu menghantui tiap musim hujan?kalo memang benar cobalah atasi bagaimanapun bapak telah mempromosikan perumahan yg katanya bebas banjir tapi nyatanya………yaaaaaaaaaaahhhhhhh banjir kalo ga ada penanganan yg serius saya mending cari yg lain aja ah ga jadi ntar di kala lagi tidur nyenyek tenggelammmmmmmmm terimakasih wasssalamuaalikum
Wahhh masa siy di Banjar Wijaya Banjir????baru tau saya..saya juga tinggal di Cipondoh tapi ga tau kalo di Banjar Wijaya Banjir..setau saya Banjar Wijaya Perumahan elit :), rencana mau ambil rumah di Banjar juga siyyy…tapi payah deh klo banjir